Selasa, 06 Oktober 2015

Apa Yang Kalian Takuti dari Bumi Syam ?





Wahai Amerika,
Negeri "pemberi susu" bagi Zionis Israel,
Apa yang kau takuti dari Bumi Syam?

Wahai China,
Negeri tirai Bambu yang masih menyiksa dan mendiskriminasi Muslim Uyghur,
Apa yang kau takuti dari Bumi Syam?
Hingga kau ikut-ikutan mendukung dan mau bergabung dengan Negeri Beruang Merah untuk menghantam barisan Mujahidin?

Wahai Iran,
Negeri yang dipenuhi para penyembah manusia yang dilabeli imam,
Negeri yang dipimpin dan disesaki para pembenci sahabat dan keluarga Rasulullah,
Apa yang kau takuti dari Bumi Syam?

Wahai Boneka Rusia kini berlindung dibalik nama Chech-nya,
Apa yang kau takuti dari Bumi Syam?
Hingga kau meminta ijin presiden negeri Beruang Merah kirim ribuan pasukan untuk menggempur Mujahidin?

Wahai Rusia,
Apa yang kau takuti dari Bumi Syam?
Hingga kau kerahkan pasukan untuk menggempur Mujahidin di sana?
Hingga kau memberikan tumpangan bagi para kaum Syiah untuk turut serta membantai pejuang disana?

Wahai Zionis Israel,
Semoga laknat Allah turun kepada kalian dengan segera
Apa yang kau takuti dari Bumi Syam?
Kau bela Assad dan sekutunya agar tetap di singgasana nya?

Oh.. ternyata.. mungkin karena inikah yang kalian takuti dari Bumi Syam?

Bumi Syam adalah Tempat Berkumpul (mahsyar) 


هَا هُنَا تُحْشَرَوْنَ، هَا هُنَا تُحْشَرَوْنَ، هَا هُنَا تُحْشَرَوْنَ (ثَلاَثًا)؛ رُكْبَانًا، وَمُشَاةً، وَعَلَى وُجُوْهِكُمْ.

“Di tempat inilah kalian akan dikumpulkan, di tempat inilah kalian akan dikumpulkan, di tempat inilah kalian akan dikumpulkan (sebanyak tiga kali); dengan berkendaraan, berjalan dan dengan diseret di atas wajah-wajah kalian.”

Ibnu Abi Bakir rahimahullah berkata, “Lalu beliau memberikan isyarat ke arah Syam, kemudian berkata, ‘Kesinilah kalian akan dikumpulkan.’”[Musnad Ahmad (IV/446-1491,]


Pasukan terbaik akhir zaman ada di Syam dan Allah menjamin kemenangan mereka.

“Pada akhirnya umat Islam akan menjadi pasukan perang: satu pasukan di Syam, satu pasukan di Yaman, dan satu pasukan lagi di Iraq. Ibnu Hawalah bertanya: Wahai Rasulullah, pilihkan untukku jika aku mengalaminya. Nabi saw: Hendaklah kalian memilih Syam, karena ia adalah negeri pilihan Allah, yang Allah kumpulkan di sana hamba-hamba pilihan-Nya, jika tak bisa hendaklah kalian memilih Yaman dan berilah minum (hewan kalian) dari kolam-kolam (di lembahnya), karena Allah menjamin untukku negeri Syam dan penduduknya.” (HR. Imam Ahmad).

Tempat Kematian Dajjal akan terjadi di Syam

“Al-Masih Dajjal akan datang dari arah timur, ia menuju Madinah, hingga berada di balik Uhud, ia disambut oleh malaikat, maka malaikat membelokkan arahnya ke Syam, di sana ia dibinasakan, di sana dibinasakan.” (HR. Imam Ahmad)

Bumi Syam adalah Bumi Keimanan

بَيْنَمَا أَنَا نَائِمٌ إِذْ رَأَيْتُ عَمُوْدَ الْكِتَابِ اُحْتُمِلَ مِنْ تَحْتِ رَأْسِيْ، فَظَنَنْتُ أَنَّهُ مَذْهُوْبٌ بِهِ فَأَتْبَعْتُهُ بَصَرِيْ فَعُمِدَ بِهِ إِلَى الشَّامِ، أَلاَ وَإِنَّ اْلإِيْمَانَ حِيْنَ تَقَعُ الْفِتَنُ بِالشَّامِ.

‘Ketika aku sedang tidur, tiba-tiba saja aku melihat halaman al-Kitab (al-Qur-an) di bawah kepalaku, lalu aku mengira bahwa ia dibawa pergi, kemudian mataku terus mengikutinya, sehingga diletakkan di Syam. Ketahuilah, sesungguhnya keimanan berada di Syam ketika banyak terjadi fitnah.’”
[ Musnad Imam Ahmad (V/198-199, dengan catatan pinggir Muntakhab al-Kanz). Ibnu Hajar berkata, “Diriwayatkan oleh Ahmad, Ya’qub bin Sufyan, dan ath-Thabrani… dan sanadnya shahih.” Lihat Fat-hul Baari (XII/402-403)]

Bumi Yang Didoakan Nabi :

اَللّهُمَّ بَارِكَ لَنَا فِيْ شَامِنَا، اَللّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ يَمَنِنِا.

“Ya Allah limpahkanlah keberkahan untuk Syam kami, ya Allah limpahkanlah keberkahan untuk Yaman kami!”
[ Shahiih al-Bukhari, kitab al-Fitan, bab Qaulun Nabiyyi J al-Fitnatu min Qibalil Masyriq (XIII/45, al-Fat-h]

*note : Wilayah Bumi Syam menurut peta kini meliputi empat negara, Suriah, Palestina, Yordania, dan Lebanon.


Source :

http://www.valuewalk.com/2015/10/china-to-join-russia-in-syria-war/
http://www.ibtimes.co.uk/russia-syria-chechen-leader-ramzan-kadyrov-says-his-forces-are-ready-march-front-row-1521849
http://almanhaj.or.id/content/702/slash/0/pasal-kesembilan-bumi-tempat-berkumpul-mahsyar-ini-terjadi-di-dunia/
http://www.globalmuslim.web.id/2013/01/10-keutamaan-negeri-syam.html
http://america.aljazeera.com/articles/2013/9/7/the-strategic-interestsatplayinusdebateoversyria.html

Minggu, 04 Oktober 2015

Perhatikanlah Arah Panah Musuh!




Tak heran ketika harian The Times mengangkat berita pernyataan Israel yang mendukung Bashar Assad agar tetap bertahan menjabat sebagai Presiden Suriah, padahal secara de facto, Assad sudah tidak berkuasa penuh atas negara Suriah, oleh karena itu, Presiden dari sekte sesat syiah nushairiyah ini begitu gembira dengan bala bantuan yang didatangkan dari negeri beruang merah. Rusia mengaku ingin menumpas ISIS di Suriah, namun pada kenyataannya malah menggempur pasukan Mujahidin yang ingin membebaskan Suriah dari cengkeraman diktator pembantai ratusan ribu rakyatnya.
Dukungan Zionis Israel juga mengarah ke diktator As Sisi, seorang jenderal pengkudeta Pemerintah yang sah di Mesir, Mohammed Morsi. Melalui dubesnya, Israel secara terang benderang menyatakan bahwa As Sisi adalah Pahlawan (??).
Maka sudah jelaslah, Zionis Israel yang notabene musuh kemanusiaan, musuh peradaban, musuh Ummat Islam yang kini masih terus menjajah bumi Palestina dan merusak Mesjid Al Aqsa, sudah pasti mendukung pihak pihak yang sejalan dengan kepentingan Israel, sejalan dengan kepentingan untuk membunuhi dan membonsai kebangkitan Ummat Islam.
Dan yang menyedihkan, masih banyak Ummat Islam yang belum paham kemana arah panah musuh diarahkan,padahal sejak ratusan tahun yang lalu Imam As Syafii telah mengingatkan kita "Perhatikan kemana panah musuh diarahkan, kau kan tahu siapa yg berada di atas jalan kebenaran"

Sabtu, 26 September 2015

Haji 1436 H dan Penyerangan Al Aqsa, Momentum Revitalisasi Persatuan Ummat




Pada pelaksanaan haji 1436 H /September 2015, tercatat telah syahid (in sha Allah) sebanyak 876 Jamaah, diantaranya 107 jamaah meninggal tertimpa crane [1] dan 769  jamaah meninggal karena berdesak-desakan/terinjak [2]. Hal ini membuat otoritas Arab Saudi, yang dipimpin Raja Salman bin Abdulaziz ingin mengevaluasi pelaksanaan haji serta melakukan investigasi mendalam khususnya terkait kasus jamaah berdesakan di Mina.

Fitnah Bertebaran dan Desakralisasi Ibadah Haji/Umrah

Ditengah musibah yang terjadi, ada saja pihak yang ingin mengambil kesempatan dan keuntungan. Baik skala negara maupun skala individu. Tepat beberapa jam setelah kejadian, Iran yang dipimpin pemimpin spiritualnya, Ayatollah Ali Khamenei [3], langsung "menunjuk hidung" dan menimpakan seluruh kesalahan atas musibah jamaah yang berdesakan, kepada Saudi tanpa memberikan otoritas KSA kesempatan untuk melakukan investigasi terlebih dulu. belum cukup dengan "penunjukan hidung", media-media Iran serempak membuat berita yang tidak dapat dipertanggung jawabkan.

Sebagai contohnya, presstv memberitakan convoy pangeran Muhammad bin Salman bin Abdulaziz sebagai penyebab stampede (baca : Prince Salman convoy triggered Hajj stampede: Report ) kemudian dibantah otoritas Saudi. Dan sedihnya, hal ini di amplifikasi oleh media Indonesia (lihat  [Metro TV] Mina Tragedy: Prince Salman Convoy Caused Hajj Stampede). Padahal, menurut pihak resmi penyelenggara haji iran sendiri menyatakan ada 300 jamaah haji Iran yang berbalik arah dibalik musibah desak-desakan di Mina (baca : مسؤول-في-البعثة-الإيرانية-الارتداد-العكسي-لـ-300-حاج-إيراني-وراء-حادثة-التدافع[4].

Fitnah lain yang menurut saya sangat "tidak lucu", pihak media Iran lain, alalam juga ikut menyalahkan otoritas Saudi atas kejadian musibah Mina karena penutupan jalan (baca http://www.alalam.ir/news/1742467 ) , setelah saya cek video tersebut adalah video lama 3 tahun lalu (dipost tanggl 31 oktober 2012, lihat تدافع الحجاج في محطة قطار المشاعر 1433 ). Dan masih banyak lagi berita berita yang tidak dapat dipertanggung jawabkan mengenai tuduhan ke pihak Arab Saudi yang bisa kita simpulkan sebagai bentuk fitnah kepada Arab Saudi.

Selain fitnah yang bertebaran, penulis sangat menyesalkan atas opini yang berkembang untuk mendesakralisasi Ibadah Haji sebagai ibadah yang sudah baku hukum dan tempat pelaksanaannya, karena adanya musibah terjadi pada pelaksanaan Haji, dibuatlah opini oleh pihak-pihak liberal yang memberi pesan negatif ke masyarakat "agar tidak perlu haji dan umroh lagi", padahal Ibadah Haji adalah satu rukun ke-islaman bagi seorang muslim.

Al Aqsa Merintih 
Sementara itu, di Bumi Palestina, Jerussalem. Mesjid Suci Al Aqsa masih terus diserang dan dirusak oleh Zionis Israel [5]. Kepiluan ini tertambah karena korban terus berjatuhan di pihak Ummat Islam (Palestina), info terbaru, dengan biadab dan sadis, tentara Israel menembak 10 kali Hadil Hashlamoun, gadis palestina berusia 18 tahun, terkena 10 kali tembakan [6]. Belum ada tindakan konkrit dari Dunia Islam terkait pelecehan dan perusakan mesjid yang pernah dijadikan kiblat pertama Ummat islam ini. Baru Raja Salman yang memperingatkan Israel atas serbuan ini [7], dan tentunya tidak ketinggalan Pemimpin Turki Erdogan dan Raja Jordan Abdullah [8], sedangkan, ironisnya, negara dengan Ummat islam terbesar di Dunia, Indonesia, belum ada penyikapan terkait nasib Masjid Al Aqsa di Palestina ini [9].

Momentum Revitalisasi Persatuan Ummat Islam 
Musibah yang terjadi di musim Haji 1436 serta perusakan Mesjid Al Aqsa yang semakin menjadi jadi dilakukan Zionis Israel, seharusnya dijadikan momentum persatuan Ummat  Islam. Dalam pelaksanaan Haji, negara-negara yang memiliki kepentingan mengirim warganya untuk berhaji dapat turut andil dalam pemantauan atau setidaknya ikut evaluasi bersama pelaksanaan Haji, Bagaimanapun, dua tanah suci (Al Haramain Mekkah dan Madinah) adalah milik bersama Ummat Islam, pihak otoritas Saudi pun membutuhkan feedback atau masukan dari negara mayoritas muslim.

Terkait penyerangan Masjid Al Aqsa oleh Zionis Israel, Ummat Islam harus melakukan terobosan baru, tidak cukup dengan konverensi atau seminar, tapi tindakan nyata secara bersama untuk melindungi Mesjid Al Aqsa, apakah dengan menghidupkan OKI yang selama ini eksistensi nya "antara ada dan tiada", dengan "membakar" semangat dan kepedulian negara-negara Islam, atau dengan menghidupkan satu payung yang kuat di bawah panji Tauhid "Laa ilaa ha ilallah Muhammad Rasulullah" yang selama ini telah mati hampir satu abad lama nya?

Riyadh, Ummul Hamaam,
27 September 2015
Aji Teguh P.


1. http://www.saudigazette.com.sa/index.cfm?method=home.regcon&contentid=20150912256373
2. http://www.aljazeera.com/news/2015/09/saudi-arabian-hajj-stampede-death-toll-rises-150926130030311.html
3. http://www.aljazeera.com/news/2015/09/iran-slams-saudi-arabia-hajj-stampede-150924140959859.html  (20:35 GMT). http://www.aljazeera.com/news/2015/09/pilgrims-

killed-hajj-stampede-mina-mecca-150924082302232.html (17:13 GMT).
4. http://aawsat.com/home/article/461006/%D9%85%D8%B3%D8%A4%D9%88%D9%84-%D9%81%D9%8A-%D8%A7%D9%84%D8%A8%D8%B9%D8%AB%D8%A9-%D8%A7%D9%84%D8%A5%D9%8A

%D8%B1%D8%A7%D9%86%D9%8A%D8%A9-%D8%A7%D9%84%D8%A7%D8%B1%D8%AA%D8%AF%D8%A7%D8%AF-%D8%A7%D9%84%D8%B9%D9%83%D8%B3%D9%8A-%D9%84%D9%80-300-%D8%AD%D8%A7%D8%AC-%D8%A5%D9%8A

%D8%B1%D8%A7%D9%86%D9%8A-%D9%88%D8%B1%D8%A7%D8%A1-%D8%AD%D8%A7%D8%AF%D8%AB%D8%A9-%D8%A7%D9%84%D8%AA%D8%AF%D8%A7%D9%81%D8%B9#.VgXo-J2Cx2k
5. https://electronicintifada.net/blogs/ali-abunimah/video-why-israel-attacking-jerusalems-al-aqsa-mosque
6. https://www.rt.com/news/316252-idf-kills-palestinian-woman-hebron/
7. http://www.arabnews.com/featured/news/808031
8. http://www.timesofisrael.com/erdogan-to-un-take-action-against-israel-over-al-aqsa/
9. http://internasional.republika.co.id/berita/internasional/palestina-israel/15/09/19/nuwpz9377-alaqsa-diserang-jokowi-jangan-diam


Sabtu, 10 Januari 2015

Jangan jadi Muslim yang Gamang

source pict : facebook.com/themuslimshow

Islam adalah ajaran Rahmat bagi semesta Alam, mengajarkan dan menjaga kedamaian dengan penuh keadilan, baik muslim atau kafir.
Perilaku menghina ajaran islam ( Allah dan Nabi-Nya) adalah perilaku biadab dgn penuh kerendahan derajat manusia, intoleran serta memancing konflik.
Allah dan kesempurnaan ajaran Nya tidak butuh dibela, tapi seluruh Ummat islam yg bersyahadat setidaknya 9 kali (dalam shalat 5 waktu sehari) beriman kepada Allah dan beriman kepada UtusanNya Nabi Muhammad, wajib membela segenap kemampuan, bahkan dengan jiwa dan raga.
Perbuatan menghina nabi adalah salah, bukan berarti Ummat islam tidak boleh marah, bukan berarti tidak ada hukumannya dalam islam. dalam sistem Islam. Tercatat dalam sejarah, hukuman bagi  pelaku Penghina Nabi (istihza'ubiddin) adalah dibunuh seperti Ka'ab bin Al Ashraf.
Di sisi lain, perbuatan "main hakim sendiri" dalam konteks kekinian kepada para pelaku penghina Nabi dengan membom/menembaki, hanya akan menambah situasi Ummat Islam di negeri Mayoritas Kafir makin sulit dengan potensi Islamophobia, karena hukuman mati bagi para penghina Nabi (Islam) hanya dapat dilangsungkan dalam entitas Negeri Islam (Daulah Islam)
Ummat Islam harus marah dengan hinaan yg ditujukan kepada Nabi dengan menyalurkan kemarahannya di jalur yang sesuai, tidak kontraproduktif, sampaikan protes dengan social media, protes ke negara bersangkutan dg jalur diplomatik adalah bbrp contoh "melawan" hinaan dg efek mudharat (kalaupun ada) bagi ummat islam lebih kecil ketimbang hantam kromo para pelaku yang tinggal di negeri Kafir.

Jangan Gamang, perkuat Bashirah (ketajaman pandangan)

Salah satu karakter Rabbani adalah بصيرة بالسياسة وتدب (bashirah bissiyaasah wa tadbir) yaitu memiliki ketajaman sudut pandang dalam melihat politik (siyasah) dan keterampilan managerial. Ketika dihadapkan dengan berbagai kasus lokal maupun global yang melibatkan dunia Islam, janganlah mudah gamang terseret arus Media atau opini yang memojokkan Ummat islam. Perkuat dan perdalam ilmu agama (Aqidah, Tauhid, & wawasan keislaman) sebagai sandaran dalam berpijak. 
Kasus WTC 9/11, ISIS yang dinilai mencedarai Ummat islam, maupun kasus terbaru penembakan di Paris kepada kantor media Charlie Hebdo (sebagai media yang suka menghina Nabi Muhammad) jangan sampai memberi kegamangan kepada Ummat Islam. jangan mudah terpicu provokasi ataupun penggiringan opini, setiap individu muslim harus melihat kasus per kasus dari berbagai sudut pandang, dari berbagai sumber informasi kemudian pilah dan pilih yang memihak kepada kepentingan Ummat Islam. 

Adzab & Laknatullah bagi para penghina Nabi Muhammad shallahu'alaihi wa sallam
Allahu Musta'an
Aji Teguh Prihatno
Ummul Hamaam Riyadh, 11 Januari 2015
*tulisan ini merupakan perbaikan status di fb saya sendiri https://www.facebook.com/aji.teguh

Selasa, 23 September 2014

Black Forest, Cappucino, and Mixed Nationality






Black Forest, Cappucino, and Mixed Nationality
Serial #LivingInRiyadh

Di siang hari di saat suhu hampir menyentuh 40 derajat, setelah shalat zhuhur biasanya sy makan siang bersama teman-teman sesama WNI. Kali ini, hari libur Nasional saudi, kalau diistilahkan hari hari jadinya Saudi. Di bagian sy bekerja, tetap masuk ke kantor seperti biasa, Teman teman sesama WNI yang beda bagian (vendor) dg sy, mendapatkan hak nya untuk libur.

Sebagai pelipur lara krn tetep disuruh masuk kantor, sy putuskan coba ngemil sesuatu di dr.Cafe, yg terletak di lobby kantor, di bagian sy bekerja memang tidak ada hari libur, apapun itu, mau hari libur keagamaan apalagi hari libur nasional, yang ada hanya weekend, Jumat dan Sabtu, hak utk beristirahat di rumah. Meski sesekali pernah tetap ke kantor ketika ada issue di pekerjaan terjadi di kala weekend.

Ketika sudah di depan counter dr.Cafe,  sy pun fokuskan mata sy mencari cemilan yg yg sekiranya enak disantap, jatuhlah pilihan saya ke chocolate black forest.

"What do you want sir?" Kata pelayan dr.cafe yg sy kira org filipina. Banyak sekali warga filipina yg menjadi pelayan toko atau waiter

"Chocolate black forest" jawaban sy.

"Anything else?" si pelayan bertanya lagi, kali saja sy ada order lain

"Nope, enough" sy pilih utk ga beli minuman dingin krn msh sedikit batuk, tp mata masih mencari2 minuman yg pas di kala batuk

"I need cappucino" menu pilihan terakhir sambil  berharap minuman ini bersahabat dg batuk sy.

Kemudian si pelayan yg sy pikir org filipina menyapa sy sambil membuatkan Cappucino.

"Are you indonesian?" Tanya nya

"Yes" jawab saya singkat.

"I see from your hat, that's PKS" sambil melihat topi saya yg ada logo PKS nya, ada rasa penasaran, kok pinoy (sebutan warga filipina) tau ada yg namanya PKS di indonesia.

"Where do u come from? , filipina?" Sy Cecar krn penasaran

"No, I am mixed, my father from Padang (indonesia), my mother from Turkey" jawab nya.
Jawabannya cukup bikin sy terkejut jg, krn ternyata dia memiliki unsur darah indonesia yg sama dg sy, unsur asal yg sama dg tanah air yg sy lahir dr sana... utk bagian ini memang agak di dramatisir ya sodara sodara...

Setelah berkenalan, ternyata namanya Ahmad Gusti bin Suyati, dia tinggal di Istanbul, ibu nya kelahiran Ankara. Istri pak ahmad ini dari Ankara juga.
Ahmad pernah tinggal 2 tahun di Indonesia ketika SD, sehari hari ia berbahasa inggris dan turkish bersama keluarganya, mungkin karena inilah ia hanya bisa sedikit bahasa indonesia.

Di akhir perkenalan yang singkat karena ada pelanggan yang ia harus layani, ia memberikan sy segelas Cappucino gratis, "Just pay the black forest" katanya. "Alhamdulillah, dapet rezeki di siang hari". Kalau libur di rumah aja, pasti ga bakal dapet segelas Cappucino gratis nih. gumam sy dalam hati. Kesannya bahagia banget gitu ya dapet Cappucino gratisan. hehe.

"Thanks Mr Ahmad, see u again.." ucapan farewell setelah sy bayar 12 SAR utk kue black forest

Kemudian sy kembali ke cubicle dengan menenteng Kue black forest dan segelas Cappucino hangat.. yummy..

STC Compound, Riyadh,
23 September 2014


Note : 1 SAR : kisaran 3100 IDR

Senin, 18 November 2013

Press Release Pelatihan Media DPW PKS Arab Saudi


Pelatihan Media DPW PKS Arab Saudi

Riyadh, Sabtu (16/11). Perkembangan media dan dunia informasi kini sedemikian berkembang pesat dan terbuka, menjadi suatu kewajiban bagi para kader dakwah untuk turut serta berkontribusi aktif mewarnai jagat Dunia Maya. Diperkirakan lebih dari 2,5 milyar manusia di seluruh dunia menggunakan internet, serta lebih dari 145 juta warga negara Indonesia menggunakan jaringan internet, jelas bahwa dakwah tulisan melalui online menjadi satu sarana yang signifikan untuk menyebarkan nilai-nilai dakwah.

Dalam rangka menciptakan tim media yang profesional serta menyongsong kemenangan dakwah di Pemilu 2014, TPPLN (Tim Pemenangan Pemilu Luar Negeri) PIP PKS Arab Saudi, atau setingkat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), mengadakan kegiatan pelatihan media. Acara ini dibagi dua gelombang, gelombang pertama diikuti oleh 10 kader ummahat (ibu-ibu), dan gelombang kedua diikuti oleh 20 kader ikhwan.

Pada gelombang pertama, 10 kader (Ummahat) diberi pelatihan Media online (Social Media) dan Media offline (buletin) yang diselenggarakan di sekretariat buletin Annisa bertempat di distrik Dir'iyah, Riyadh. Materi kegiatan ini disampaikan oleh Bapak Aji Teguh Prihatno, ST. Acara pelatihan gelombang pertama ini berlangsung dalam 2 sesi. Sesi pertama adalah pemaparan materi berjudul "Fungsi, Peran dan Tipe Media", kemudian dilanjutkan dengan materi bertema "Membuat Media Cetak dan Online". Pada sesi kedua ini, peserta tidak hanya mendengarkan namun sekaligus praktek mengerjakan tugas yang diberikan oleh pemateri. Tugas yang berupa pembuatan sebuah artikel yang layak muat di media cetak serta pembuatan akun twitter dan berlatih menggunakannya diikuti peserta dengan antusias dan bersemangat.

Pelatihan Media DPW PKS Arab Saudi batch 1


Sedangkan gelombang kedua, 20 kader (ikhwan) diberi pelatihan khusus Media Online (Social Media) yang diselenggarakan di sekretariat PIP PKS Riyadh, di district Ummul Hammam, Riyadh. Sesi pertama pelatihan pada gelombang kedua bertema "Fungsi, Peran dan Tipe Media", dan sesia kedua bertema "Optimalisasi Social Media". Acara di akhiri dengan makan bersama kader dengan menu Nasi Kabsa (ayam panggang khas timur tengah).

Pelatihan Media DPW PKS Arab Saudi batch 2


Semoga dengan diadakannya kegiatan ini dapat memotivasi para peserta untuk berdakwah melalui media serta menambah kualitas tulisannya sehingga terus menebar manfaat dan kebaikan bagi ummat. Sehingga semakin banyak pena-pena yang turut serta memenangkan dakwah ini.

Aji Teguh Prihatno
Ketua Media TPPLN (Tim Pemenangan Pemilu Luar Negeri) DPW PKS Saudi 

Sabtu, 27 Juli 2013

Harmoni Cinta di Negeri Padang Pasir | Ifthar Jama'i PIP PKS Riyadh




Panitia Ifthar Jama'i DPD PKS Riyadh
Riyadh - Jumat (26/7), Pusat Informasi dan Pelayanan Partai Keadilan Sejahtera (PIP- PKS) Riyadh atau setingkat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS, mengadakan Ifthar Jama'i (buka puasa bersama) di Distrik Dir'iyyah, Riyadh, KSA. 

Acara buka puasa bersama, yang merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh PIP PKS Riyadh, pada kali ini dihadiri sekitar 300 jamaah, terdiri dari Ekspatriat, pekerja industri, Rumah Sakit, Mahasiswa, dan juga ibu-ibu rumah tangga.

Tema Ifthar Jama'i kali ini, "Harmoni Cinta di Negeri Padang Pasir", yang merupakan representasi dari Slogan PKS "Cinta Kerja dan Harmoni" dalam bingkai bulan suci Ramadhan di Negara Saudi Arabia. Acara dibuka oleh ketua panitia dan ketua PIP PKS Riyadh, bapak Tejo Bawono.

Sebelum berbuka, panitia mengundang dua pembicara. Pembicara pertama, Bapak Tommy Firmansyah, MSc ,membahas "Suasana Ramadhan di Dua Benua (Eropa & Asia)" .Pak Tommy, sapaan beliau, yang pernah stay di Inggris selama 18 tahun, menceritakan bagaimana suasana Ramadhan di Negara Inggris,  negara yang kini populasi muslim-nya sebesar 5% dari jumlah penduduk Inggris atau sekitar 3 juta penduduk yang beragama Islam. Durasi puasa di Inggris selama 18 jam ketika musim panas, dan 7 jam ketika musim dingin. Sedangkan di Jazirah arabia, durasi puasa ketika musim panas berkisar selama 15 jam sehari. 

Kemudian acara dilanjutkan dengan berbuka waktu berbuka di Riyadh pukul 18:40 GMT+3 atau sekitar pukul 22:40 WIB. Ta'jil yang disediakan panitia berupa gorengan ala Indonesia, ada makanan khas saudi bubur Surbah dan gorengan Sambousa.

Setelah berbuka puasa, santap malam, dan sholat magrib, acara dilanjutkan dengan Teleconference dari Calon Anggota Dewan PKS daerah Pemilihan Luar Negeri, Bpk DR Taufik Widjaja untuk memaparkan profile dan visi misi nya, yang dilanjutkan sesi tanya jawab terkait kebijakan DPP PKS terhadap Diaspora dan bagaimana meningkatkan kesejahteraan Tenaga Kerja Indonesia. 

Pembicara kedua, Ustadz Munir Ridwan, Lc membahas "Napak Tilas Ramadhan para Salafus Shalih". Pada kesempatan ini, Ustadz Ridwan menceritakan bagaimana generasi Salaf (Sahabat, Tabi'in dan Tabiut Tabi'in) menjalankan ibadah Puasa Ramadhan. Rasulullah shallallahi 'alaihi wa sallam berbuka puasa dengan beberapa buah Ruthab (kurma muda) dan beberapa teguk air, ketika 10 malam terakhir beliau mengencangkan sarung, menjauhi istri-istrinya dan bersungguh-sungguh beribadah beritikaf di 10 malam terakhir bulan Ramadhan. Ibnu Umar tidak berbuka puasa melainkan dengan fakir miskin. Malik bin Anas radhiallahuanhu meninggalkan aktivitas mengajarnya demi fokus membaca Al Quran. Imam Syafi'i mengkhatamkan Al Quran sebanyak 60 kali di bulan Ramadhan. 



Teleconference dengan CAD PKS, DR Taufik Widjaja

Kemudian acara Ifthar Jama'i ditutup dan panitia menyelenggarakan Shalat Isya dan Tarawih berjamaah. 

Dokumentasi : 


Suasana peserta ifthar jama'i 


Peserta Ifthar Jama'i

suasana ketika persiapan berbuka dengan ta'jil 


Persiapan berbuka. Tajil


Ifthar Jama'i DPD PKS Riyadh. Istirahah



By :
twitter : @BungAji
Blog      :  aji.teguh.blogspot.com